Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat mulai memantau pergerakan harga bahan pangan pokok. Sejumlah komoditas seperti cabai, daging sapi, hingga beras menjadi perhatian utama karena biasanya mengalami kenaikan permintaan saat Ramadan dan menjelang Lebaran.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Jakarta dan daerah lain, harga cabai menunjukkan fluktuasi. Cabai rawit merah masih bertahan di kisaran harga tinggi akibat faktor cuaca dan distribusi, sementara cabai merah besar dan cabai keriting cenderung lebih stabil meski ada kenaikan tipis dibandingkan pekan sebelumnya.
Sementara itu, harga daging sapi relatif terkendali. Pasokan yang dijaga sejak awal tahun membuat harga daging sapi segar masih berada dalam rentang normal. Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memastikan ketersediaan stok daging tetap aman untuk memenuhi lonjakan konsumsi selama Ramadan.
Untuk komoditas beras, harga terpantau stabil di sebagian besar wilayah. Badan Pangan Nasional menyebutkan stok beras nasional dalam kondisi cukup, didukung penyaluran cadangan beras pemerintah oleh Perum Bulog ke pasar-pasar guna menahan gejolak harga.
Selain tiga komoditas tersebut, bahan pangan lain seperti gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam ras juga masih dalam kondisi terkendali. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap bijak berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar tidak memicu kenaikan harga di tingkat pasar.
Pemerintah memastikan akan terus melakukan pemantauan harga dan pasokan pangan secara intensif menjelang dan selama Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan harga yang wajar.
0 Comments