Mantan pelatih Pelatnas PBSI, Harry Hartono, akhirnya angkat bicara soal keputusannya menerima tawaran melatih tim bulutangkis Malaysia. Keputusan tersebut sempat menjadi sorotan publik, mengingat Harry Hartono dikenal sebagai salah satu pelatih berpengalaman yang lama mengabdi di PBSI.
Harry menjelaskan, keputusannya bukan didorong oleh faktor finansial semata, melainkan karena tantangan profesional dan kesempatan mengembangkan potensi atlet di level internasional. Ia mengaku mendapat tawaran dengan konsep pembinaan yang jelas serta dukungan penuh dari federasi bulutangkis Malaysia.
“Saya melihat ada visi jangka panjang yang serius. Mereka ingin membangun sistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan, itu yang membuat saya tertarik,” ujar Harry.
Menurut Harry, pengalamannya melatih di Indonesia menjadi modal penting untuk membantu meningkatkan kualitas atlet Malaysia. Ia menegaskan bahwa keputusannya melatih di luar negeri tidak mengurangi rasa nasionalismenya sebagai warga Indonesia.
“Ini murni profesional. Saya tetap orang Indonesia, tapi sebagai pelatih saya juga ingin berkembang dan berbagi ilmu,” katanya.
Harry juga menambahkan, bekerja di lingkungan baru memberinya perspektif berbeda dalam dunia kepelatihan, terutama dalam hal manajemen atlet dan pendekatan latihan modern. Ia berharap pengalamannya tersebut kelak dapat menjadi bekal jika suatu saat kembali berkontribusi untuk bulutangkis Indonesia.
Kepindahan Harry Hartono menambah daftar pelatih asal Indonesia yang dipercaya menangani tim bulutangkis negara lain. Fenomena ini dinilai sebagai bukti bahwa kualitas pelatih Indonesia masih sangat diperhitungkan di kancah internasional.
0 Comments