Spread the love

Jakarta – Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan ketersediaan stok daging sapi dan daging ayam dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kepastian ini disampaikan guna meredam kekhawatiran lonjakan permintaan bahan pangan yang kerap terjadi menjelang Ramadan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan rutin terhadap pasokan dan distribusi daging di sejumlah pasar tradisional maupun pusat distribusi pangan. Hasil pemantauan menunjukkan stok daging sapi dan ayam masih berada di atas kebutuhan rata-rata harian warga Jakarta.

Untuk daging sapi, pasokan dipastikan tetap terjaga melalui kerja sama dengan daerah sentra produksi serta BUMD pangan. Sementara itu, ketersediaan daging ayam juga dinilai stabil seiring lancarnya distribusi dari peternak ke pedagang. Pemerintah daerah turut berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pemprov DKI Jakarta juga mengintensifkan pengawasan harga guna mencegah terjadinya lonjakan yang tidak wajar. Operasi pasar dan gelar pangan murah disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kenaikan harga menjelang Ramadan.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Pemerintah menjamin pasokan pangan, khususnya daging sapi dan ayam, akan tetap aman dan tersedia selama Ramadan hingga Idulfitri.

Dengan kesiapan stok dan pengawasan distribusi yang ketat, diharapkan kebutuhan masyarakat Jakarta selama Ramadan dapat terpenuhi dengan baik serta harga pangan tetap stabil.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *