Spread the love

Gunung Semeru kembali mengalami erupsi. Gunung api tertinggi di Pulau Jawa yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, ini tercatat menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 1.000 meter dari puncak pada hari ini.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru melaporkan, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal. Arah sebaran abu mengarah ke beberapa sektor sesuai dengan kondisi angin saat erupsi terjadi.

Selain erupsi, aktivitas kegempaan Gunung Semeru juga masih tergolong tinggi. Dalam periode pengamatan terbaru, tercatat terjadi sebanyak 28 kali gempa letusan. Aktivitas ini menunjukkan bahwa suplai magma dari dalam perut gunung masih berlangsung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan status Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak, serta tidak mendekati area dalam radius 5 kilometer dari kawah.

PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya lain yang dapat menyertai erupsi, seperti awan panas guguran, lontaran batu pijar, serta lahar hujan, terutama saat terjadi curah hujan tinggi di sekitar puncak.

Warga yang tinggal di sekitar lereng Gunung Semeru diminta tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta petugas terkait. Penggunaan masker juga disarankan untuk mengurangi dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan pernapasan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan langkah-langkah mitigasi guna mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas Gunung Semeru.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *