Spread the love

Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya buka suara menanggapi isu yang beredar terkait dugaan campur tangan Bareskrim Polri dalam aktivitas pasar modal, yang disebut-sebut menjadi salah satu pemicu anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Utama BEI menyatakan bahwa penurunan IHSG merupakan respons pasar terhadap berbagai faktor, baik global maupun domestik, dan tidak dapat disimpulkan hanya disebabkan oleh satu isu tertentu. Ia menegaskan bahwa mekanisme perdagangan saham di Indonesia berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta diawasi secara ketat oleh otoritas terkait.

“Pergerakan IHSG sepenuhnya merupakan refleksi dinamika pasar. Bursa tidak berada dalam posisi untuk mengaitkan penurunan indeks dengan isu penegakan hukum tertentu,” ujar manajemen BEI dalam keterangan resminya, Selasa (—/—).

Isu campur tangan Bareskrim mencuat di tengah meningkatnya volatilitas pasar saham, menyusul langkah aparat penegak hukum yang dikabarkan melakukan pendalaman terhadap dugaan pelanggaran di sektor pasar modal. Kondisi ini memicu kekhawatiran pelaku pasar dan mendorong aksi jual di sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa proses penegakan hukum merupakan kewenangan aparat dan tidak mencerminkan kondisi fundamental pasar modal Indonesia secara keseluruhan. Bursa juga memastikan koordinasi terus dilakukan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar.

“Investor diimbau tetap rasional dan memperhatikan fundamental perusahaan serta kondisi ekonomi secara menyeluruh, bukan terpengaruh oleh spekulasi atau rumor,” lanjut pernyataan tersebut.

Pada perdagangan terakhir, IHSG tercatat melemah signifikan seiring meningkatnya tekanan jual, terutama pada sektor perbankan dan saham-saham unggulan. Namun BEI optimistis pasar akan kembali stabil seiring membaiknya sentimen dan kejelasan informasi yang beredar di publik.

BEI juga menegaskan komitmennya untuk menjaga perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien, serta memastikan keterbukaan informasi kepada seluruh pelaku pasar.

Categories: Ekonomi

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *