Militer Pakistan mengklaim telah menewaskan sedikitnya 92 anggota kelompok separatis dalam serangkaian serangan terkoordinasi di Provinsi Balochistan. Operasi tersebut disebut sebagai respons atas meningkatnya aksi kekerasan dan serangan terhadap aparat keamanan di wilayah barat daya negara itu.
Dalam pernyataan resminya, militer Pakistan menyebut operasi dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi yang diduga menjadi basis kelompok separatis bersenjata. Serangan melibatkan pasukan darat yang didukung oleh intelijen dan pengawasan udara untuk melumpuhkan jaringan militan yang aktif di kawasan tersebut.
“Sebanyak 92 teroris berhasil dinetralisir dalam operasi keamanan yang direncanakan secara matang,” demikian pernyataan militer Pakistan, seraya menegaskan bahwa operasi masih berlanjut untuk membersihkan sisa-sisa kelompok bersenjata.
Balochistan selama bertahun-tahun menjadi wilayah konflik antara pemerintah Pakistan dan kelompok separatis yang menuntut kemerdekaan atau otonomi lebih luas. Kelompok-kelompok tersebut kerap menargetkan aparat keamanan, proyek infrastruktur, serta kepentingan ekonomi yang dianggap mewakili pemerintah pusat.
Militer Pakistan menegaskan bahwa operasi ini bertujuan menjaga stabilitas dan keamanan nasional, sekaligus melindungi warga sipil dari ancaman terorisme. Namun, hingga kini belum ada pernyataan independen yang dapat memverifikasi jumlah korban yang diklaim oleh pihak militer.
Sementara itu, pemerintah Pakistan kembali menegaskan komitmennya untuk menindak tegas kelompok bersenjata di Balochistan, sembari menyatakan tetap membuka ruang dialog politik guna mencari solusi jangka panjang atas konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut.
0 Comments