Spread the love

Kudus – Sebanyak 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan makanan bergizi (MBG) pada Selasa (29/1/2026). Puluhan siswa tersebut langsung dilarikan ke lima rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa itu terjadi setelah para siswa mengonsumsi menu MBG yang dibagikan di lingkungan sekolah. Tak lama berselang, sejumlah siswa mulai mengeluhkan gejala mual, pusing, muntah, hingga nyeri perut. Kondisi tersebut kemudian menyebar ke siswa lainnya.

Pihak sekolah bersama petugas kesehatan setempat segera mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi para siswa menggunakan ambulans dan kendaraan darurat ke beberapa fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Aisyiyah, RS Sarkies, serta RS swasta lainnya di wilayah Kudus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus menyatakan seluruh siswa dalam kondisi sadar dan stabil, meski sebagian masih menjalani observasi intensif.

“Tidak ada korban jiwa. Sebagian siswa sudah mulai membaik, namun kami tetap melakukan pemantauan,” ujarnya.

Sementara itu, sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan telah diamankan untuk uji laboratorium. Dinas Kesehatan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk menelusuri sumber serta proses distribusi makanan tersebut.

Pihak sekolah menyatakan sementara menghentikan distribusi MBG hingga hasil pemeriksaan keluar. Orang tua siswa pun telah diberi informasi resmi terkait kondisi anak-anak mereka.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan keracunan masih dalam penyelidikan, dan pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan laboratorium secara resmi.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *