Perburuan gelar Liga Champions Eropa musim ini menghadirkan kejutan besar. Dua raksasa Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan Real Madrid, dipastikan tersingkir dari delapan besar usai hasil mengecewakan pada fase gugur terbaru.
Berdasarkan klasemen agregat perempat final Liga Champions, PSG gagal melangkah ke semifinal setelah kalah bersaing dari lawannya. Wakil Prancis itu tak mampu memaksimalkan leg kandang, sementara performa di laga tandang justru menjadi titik lemah yang berujung eliminasi lebih cepat dari target klub.
Nasib serupa dialami Real Madrid, pengoleksi gelar Liga Champions terbanyak sepanjang sejarah. Los Blancos harus mengubur ambisi menambah koleksi trofi usai kalah secara agregat. Meski tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, Madrid kesulitan menembus pertahanan lawan dan kehilangan efektivitas di momen krusial.
Kegagalan dua tim besar ini membuat peta persaingan Liga Champions semakin terbuka. Sejumlah tim kuda hitam justru tampil konsisten dan berhasil mengamankan tempat di semifinal, menggeser dominasi klub-klub langganan juara.
Tersingkirnya PSG kembali memunculkan pertanyaan soal proyek jangka panjang klub Paris tersebut di Eropa. Sementara bagi Real Madrid, kegagalan ini menjadi alarm evaluasi meski mereka masih bersaing di kompetisi domestik.
Dengan absennya PSG dan Real Madrid dari empat besar, Liga Champions musim ini dipastikan akan melahirkan final yang lebih segar dan penuh kejutan, sekaligus membuka peluang lahirnya juara baru.
0 Comments