Jakarta, 21 Januari 2026 β Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, terdorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik serta tingginya permintaan terhadap aset aman (safe-haven) di pasar global.
Menurut data pasar terkini, emas spot naik signifikan dan melampaui level USD 4.700 per ounce, sementara kontrak berjangka emas juga menguat kuat pada perdagangan Selasa (20 Januari 2026). Permintaan yang kuat membuat harga emas mencatat angka tertinggi dalam sejarah perdagangan logam mulia ini.
π Faktor Utama Pendorong Kenaikan Harga
Kenaikan tajam harga emas tidak lepas dari beberapa faktor global yang sedang menjadi sorotan investor, antara lain:
- Ketegangan geopolitik yang meningkat, terutama terkait ancaman perdagangan dan kebijakan luar negeri yang membuat ketidakpastian pasar semakin tinggi.
- Permintaan investor terhadap aset safe-haven, di tengah volatilitas pasar saham dan kekhawatiran atas risiko global.
- Prospek pelonggaran kebijakan moneter dengan kemungkinan pemangkasan suku bunga di beberapa negara besar, yang menekan imbal hasil aset klasik dan mendorong emas menjadi pilihan investasi.
π° Dampak di Pasar Domestik
Tidak hanya di pasar global, lonjakan harga emas juga tercermin di pasar domestik Indonesia. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat naik ke level tertinggi sepanjang masa, dengan harga jual dan harga buyback yang terus menanjak mengikuti tren global.
π Respons Pasar Lainnya
Sementara itu, komoditas lain seperti perak juga mencetak rekor harga tertinggi, menunjukkan bahwa investor mencari perlindungan pada logam mulia di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik saat ini.
π Kesimpulan: Tren penguatan emas diperkirakan masih akan berlanjut selama ketegangan global belum mereda, karena emas tetap menjadi pilihan favorit investor saat menghadapi ketidakpastian ekonomi dan politik.
0 Comments