Jakarta diguyur hujan deras sejak Senin pagi yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota. Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu cukup lama membuat beberapa sungai meluap serta saluran air tidak mampu menampung debit air.
Berdasarkan laporan warga dan pantauan petugas, banjir terjadi di beberapa titik rawan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga lebih dari 60 sentimeter di permukiman padat penduduk dan ruas jalan tertentu.
Di Jakarta Barat, banjir dilaporkan merendam kawasan permukiman akibat luapan Kali Angke. Sementara itu di Jakarta Timur, genangan terjadi di sekitar bantaran Kali Sunter dan kawasan perumahan yang memiliki sistem drainase terbatas. Di Jakarta Selatan, hujan deras menyebabkan air menggenangi jalan lingkungan dan akses utama, mengganggu aktivitas warga sejak pagi hari. Adapun di Jakarta Utara, banjir diperparah oleh kondisi air laut yang tinggi sehingga memperlambat surutnya genangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan bahwa petugas telah dikerahkan untuk memantau kondisi banjir, mengoperasikan pompa air, serta membantu evakuasi warga jika diperlukan. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mempercepat penanganan genangan.
Warga diimbau untuk tetap waspada, menghindari lokasi banjir, serta memantau informasi cuaca dari pihak berwenang. BMKG sebelumnya telah mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jakarta dan sekitarnya, terutama pada pagi hingga siang hari.
Hingga Senin siang, sebagian genangan dilaporkan mulai surut, namun beberapa titik masih tergenang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan penanganan terus dilakukan agar aktivitas warga dapat kembali normal.
0 Comments