Spread the love

Pembalap MotoGP asal Spanyol, Alex Rins, menegaskan dirinya tidak menyesal meski sempat memiliki peluang untuk membela tim pabrikan Ducati di ajang MotoGP.

Rins mengungkapkan, keputusan yang diambilnya saat itu didasari oleh keyakinan terhadap jalur karier yang ingin ia bangun, bukan semata-mata soal motor tercepat di grid. Menurutnya, setiap pembalap memiliki momen dan pilihan masing-masing yang harus dihormati.

“Saya tidak pernah menyesali keputusan yang sudah saya buat. Pada saat itu, saya memilih berdasarkan apa yang saya rasa paling tepat untuk karier saya,” ujar Rins dalam sebuah wawancara. Ia menambahkan bahwa kesempatan membela Ducati memang menarik, mengingat performa motor Desmosedici yang sangat kompetitif dalam beberapa musim terakhir.

Namun, Rins menilai bahwa faktor kenyamanan, kepercayaan tim, serta proyek jangka panjang jauh lebih penting dibanding sekadar peluang menunggangi motor terbaik. Pembalap berusia 30 tahun itu memilih fokus pada pengembangan diri dan kontribusi maksimal bersama tim yang ia bela saat ini.

Ducati sendiri dikenal sebagai kekuatan dominan di MotoGP dalam beberapa musim terakhir, dengan banyak pembalapnya bersaing di papan atas klasemen. Meski demikian, Rins menegaskan bahwa kesuksesan di MotoGP tidak hanya ditentukan oleh motor, melainkan juga sinergi antara pembalap, tim, dan strategi balapan.

“Saya senang dengan pilihan saya dan akan terus bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Yang terpenting adalah merasa nyaman dan termotivasi setiap kali turun ke lintasan,” tutup Rins.

Dengan pernyataan tersebut, Rins menunjukkan kedewasaan dalam memandang perjalanan kariernya, sekaligus menegaskan bahwa keputusan besar dalam dunia balap tak selalu soal peluang paling populer, melainkan tentang keyakinan dan tujuan pribadi.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *