JAKARTA – Presiden terpilih Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan segera membuka kampus kedokteran dan teknik gratis dalam waktu dekat. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga profesional di sektor kesehatan dan teknologi.

Prabowo menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen negara untuk menciptakan sumber daya manusia unggul tanpa terkendala faktor ekonomi. Menurutnya, Indonesia masih kekurangan dokter, insinyur, dan tenaga teknis berkualitas, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kita ingin anak-anak bangsa yang pintar, yang punya kemampuan, tidak gagal hanya karena tidak mampu membayar biaya kuliah. Dalam waktu dekat, kampus kedokteran dan teknik gratis akan kita buka,” ujar Prabowo dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, kampus gratis ini akan dibiayai penuh oleh negara dengan sistem seleksi ketat berbasis prestasi dan kebutuhan nasional. Lulusan dari program tersebut juga akan diarahkan untuk mengabdi di wilayah-wilayah yang masih kekurangan tenaga medis dan teknis.

Selain menggratiskan biaya pendidikan, pemerintah juga menyiapkan fasilitas asrama, laboratorium modern, serta kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan industri dan pelayanan publik. Prabowo menekankan bahwa kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas utama, meski tanpa pungutan biaya.

Kebijakan ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan, khususnya pelajar dan orang tua. Banyak pihak menilai langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan pemerataan pendidikan dan memperkuat daya saing Indonesia.

Pemerintah dijadwalkan akan mengumumkan detail teknis, lokasi kampus, serta mekanisme pendaftaran dalam waktu dekat. Prabowo berharap program ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan manusia Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *