Pemerintah Kota Pasuruan memperkenalkan wajah baru citra kota sebagai bagian dari strategi menarik minat investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Rebranding ini menitikberatkan pada penguatan identitas Pasuruan sebagai kota industri, perdagangan, dan jasa yang ramah investasi.
Wali Kota Pasuruan menyampaikan bahwa pembaruan citra kota tidak hanya sebatas perubahan visual, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, infrastruktur, serta kepastian berusaha. Menurutnya, Pasuruan memiliki posisi strategis di jalur utama Surabaya–Bali yang menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha.
“Pasuruan ingin tampil dengan wajah baru yang lebih modern, kompetitif, dan terbuka bagi investor. Ini adalah langkah penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah,” ujar Wali Kota dalam peluncuran program tersebut.
Sejumlah elemen pembaruan ditampilkan, mulai dari penataan kawasan kota, penguatan kawasan industri, hingga promosi potensi unggulan seperti manufaktur, logistik, UMKM, dan pariwisata. Pemerintah juga menegaskan komitmen penyederhanaan perizinan serta pemanfaatan layanan digital untuk mempermudah proses investasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pasuruan menambahkan, minat investor terhadap Pasuruan menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Dengan wajah baru citra kota ini, pemerintah optimistis realisasi investasi akan terus meningkat.
Selain menarik investor besar, rebranding ini juga diarahkan untuk mendorong pelaku UMKM agar naik kelas dan terhubung dengan ekosistem industri. Pemerintah daerah menilai pertumbuhan investasi yang sehat akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, Pemkot Pasuruan akan terus melakukan promosi investasi secara aktif, baik di tingkat regional maupun nasional, serta memastikan iklim usaha yang kondusif dan berkelanjutan.
0 Comments