Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku masih menyimpan rasa sedih saat mengingat kekalahan timnya dalam laga krusial yang baru saja dilalui. Meski waktu terus berjalan, hasil tersebut dinilai meninggalkan luka mendalam, baik bagi dirinya maupun para pemain.
Hector menyebut kekalahan itu terasa berat karena Timnas Futsal Indonesia tampil dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan. Namun, hasil akhir belum berpihak kepada Garuda Futsal, meski peluang untuk meraih kemenangan terbuka lebar.
“Secara permainan, saya bangga dengan para pemain. Mereka menunjukkan karakter, mental, dan keberanian untuk bersaing di level tertinggi. Tapi tentu saja, kekalahan ini menyisakan rasa sedih,” ujar Hector dalam keterangannya.
Pelatih asal Spanyol itu menilai momen-momen krusial di pertandingan menjadi faktor penentu hasil akhir. Beberapa kesalahan kecil, menurutnya, harus dibayar mahal saat menghadapi lawan dengan kualitas tinggi.
Meski demikian, Hector menegaskan bahwa kesedihan tersebut tidak boleh berlarut-larut. Ia meminta para pemain segera bangkit dan menjadikan kekalahan sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat tim ke depan.
“Kami harus belajar dari situasi ini. Tim ini punya potensi besar dan masa depan yang cerah. Kekalahan memang menyakitkan, tetapi itu bagian dari proses untuk menjadi lebih kuat,” tegasnya.
Hector juga mengapresiasi dukungan suporter Indonesia yang terus memberikan semangat, baik di dalam maupun luar lapangan. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi tambahan bagi tim untuk terus berkembang dan bersaing di level Asia maupun dunia.
Ke depan, Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting, termasuk pemusatan latihan dan turnamen internasional. Hector berharap pengalaman pahit ini bisa menjadi modal berharga untuk membawa Garuda Futsal meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang.
0 Comments