JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membantah kabar adanya ledakan di area tambang emas milik perusahaan di Bogor, Jawa Barat. Manajemen memastikan peristiwa yang sempat memicu kepanikan warga tersebut bukanlah ledakan, melainkan asap yang muncul akibat kayu terbakar di sekitar lokasi kegiatan.

Sekretaris Perusahaan Antam menjelaskan, kejadian itu terjadi di area non-produksi dan tidak berkaitan dengan aktivitas penambangan maupun penggunaan bahan peledak. Asap tebal yang terlihat dari kejauhan disebut berasal dari pembakaran sisa kayu yang ada di lokasi, sehingga memunculkan dugaan adanya ledakan tambang.

“Tidak ada ledakan di area tambang emas Antam di Bogor. Asap yang terlihat berasal dari kayu yang terbakar, bukan akibat aktivitas peledakan ataupun kecelakaan kerja,” ujar perwakilan Antam dalam keterangan resminya.

Antam juga menegaskan seluruh operasional penambangan berjalan normal dan sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berlaku. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas akibat kejadian tersebut.

Pihak perusahaan menyebutkan telah berkoordinasi dengan aparat setempat dan pemerintah daerah untuk memastikan kondisi di lapangan aman dan terkendali. Selain itu, Antam mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami terus berkomitmen menjaga keselamatan operasional serta transparansi informasi kepada publik. Masyarakat diharapkan memperoleh informasi dari sumber resmi,” tambahnya.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial mengenai dugaan ledakan di tambang emas Antam di wilayah Bogor yang disertai foto dan video asap tebal. Informasi tersebut kini dipastikan tidak benar setelah adanya klarifikasi dari pihak perusahaan.

Categories: BISNISMoney

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *