Jakarta – Sebuah kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu pagi, 11 Januari 2026. Api berhasil menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan usaha konveksi, menyebabkan kerusakan material yang signifikan dan puluhan warga kehilangan tempat tinggal.
Kronologi Kejadian
Kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 04.24 WIB, ketika salah seorang warga melihat percikan api dari lantai dua salah satu rumah yang kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya karena padatnya permukiman. Warga yang mengetahui kejadian segera berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Dengan bantuan 21 unit mobil pemadam dan puluhan personel, api akhirnya berhasil dikendalikan dan padam sepenuhnya sekitar pukul 09.03 WIB setelah melalui proses pemadaman intensif dan pendinginan.

Dampak Kebakaran
Insiden ini menyebabkan puluhan jiwa kehilangan tempat tinggal. Diperkirakan 14 kepala keluarga atau sekitar 62–64 jiwa terdampak langsung, karena rumah mereka ludes terbakar. Warga korban kebakaran sementara diungsikan ke Mushalla Nurul Yaqin sambil menunggu bantuan titik lanjut.
Kerugian Materiil
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp1,7 miliar akibat kebakaran ini.
Korban dan Penanganan
Berita baiknya, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka. Semua warga terdampak telah didata dan dilakukan koordinasi dengan berbagai instansi untuk menyalurkan bantuan serta penanganan lebih lanjut.
Diduga Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil asesmen sementara dari pihak berwenang, korsleting listrik di salah satu rumah diduga menjadi penyebab awal timbulnya api. Hal ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara rutin di permukiman padat penduduk untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa mendatang.
0 Comments